black and white

onefour

An experiment with extreme black and white.

Advertisements

4 thoughts on “black and white

  1. permainan ruang positif dan negatifnya keren mal…
    paling suka efek asap rokoknya, bikin aksen yg bagus tapi ngak lebai.
    dan cowok2nya ganteng.. demen dah gwa.. hahahaha..

    ayo dong bikin komiknya.. penasaran pengen baca nih! XD

    • makasih Mira..
      btw itu yang kanan kan karakter yang sama dengan cowok curly ketawan ga?

      ceritanya sedang dikemangkan mir… soalnya gw paling norak kalau buat cerita. STD sekaleee… hahahaha…

  2. iya, keliatan kok, rambutnya aja yg disisir jadi lebih rapih kan? ^^

    emang critanya ttg apa sih? serius ini bikin penasaran..
    *cerita2 aku jauh lebih nrak lagi loh.. hahahaha..

    • kira-kira begini sih….

      Jadi ceritanya Si cewek, nina hidup di daerah pinggiran kota besar, tempatnya kumuh dan jadi semacam tempat orang-orang yang nggak punya kelengkapan identitas resmi dsb (buronan, pengungsi, dsb…). Tempat Nina tinggal nggak begitu parah karena dia dekat dengan perbatasan dan ada markas militer di areanya. Dia hidup barengan dengan seorang tukang masak yang juga buka rumah makan sederhana beserta istri si tukang masak. Tukang masak ini sebenarnya adalah “pengawas” yang ditugaskan untuk mengawasi Nina karena latar belakang Nina yang dulunya adalah tentara anak (child soldier). Dalam kehidupan sehari-hari, Nina sudah menganggap dia seperti kakak, begitu juga si tukang masak, Omar, juga istrinya.

      Nina oleh pihak militer dicurigai masih punya hubungan dengan mantan tentara anak yang lain, makanya selalu diawasi. Nina tahu tapi nggak peduli, karena dia dulunya memang kabur dari kamp tentara bayaran tersebut. Yang jadi masalah adalah cara kaburnya. Dia meledakkan kamp yang membunuh sebagian besar penghuninya. Yang dia kira termasuk kedua temannya si kiwil (belom punya nama, jadi namnya Four dulu :P) dan di rambut coklat (juga belom punya nama jadi namanya One dulu). DIa punya rasa bersalah yang besar karena perbuatannya dulu dan selalu takut kalau ada orang kamp yang kenal siapa dirinya.

      Sialnya kedua orang yang justru dalam satu grupnya itu masih hidup. Dan keduanya mengejar Nina dengan alasan yang berbeda. Four karena rasa posesif terhadap Nina (not love but it can become one… :P). One karena salah satu orang yang ada di kamp tersebut adalah kekasihnya (umur One waktu itu sekitar 16 tahun-an). Alasan kenapa Nina meledakkan kampnya lebih karena dia takut dan ingin lari dari sana. Pemicunya masih rahasia hehehe.

      Keduanya berhasil menemukan Nina, dan memutuskan untuk “memaksa” Nina bergabung kembali dengan mereka. Yang terjadi setelah itu kemungkinan besar mereka berhasil menarik Nina kembali. Tapi endingnya masih bercabang… hahahaha

      Ide awalnya sih dari penglihatan mengenai anak jalanan dan sedikit dari Oliver Twist. Set lokasi tempat Nina tinggal dari observasi dulu waktu ngerjain proyekl LSM…

      see it’s very standar ne? sangat cheesy.. Intinya… yah keinginan untuk hidup dan bagaimana Nina menjalani kehidupan dengan seluruh beban masa lalu dan ketidak pastian masa depan… hahahaha ^^;;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s